Laman

Jumat, 06 Juni 2014

CONTOH LAPORAN PENELITIAN BAB I PENDAHULUAN A. LatarBelakang Pada tahun 2013 tahun ini tepatnya 4 & 5 September2013, tim sukarelawan mata hati membantu terselenggaranya ospek dan out bond STIKES YARSIS SURABAYA yang merupakan kegiatan tahunan, yang mana kegiatan itu dilaksanakan bersama semua mahasiswa baru (Maba). Hal ini dimaksud kanuntuk memberikan refereshing serta penanaman karakter positif. Setelah kegiatan itu, maka saya berkewajiaban membuat buku laporan dari seluruh kegiatan tersebut. B. TujuanLaporan Tujuan pembuatan buku laporan ini adalah sebagai syarat untuk melengkapi tugas. Sedangkan tujuan yang lain adalah untuk melatih saya membuat karangan kegiatan yang berupa laporan. Selain itu pula, buku laporan ini dibuat dengan maksud memberikan penjelasan yang menyeluruh tentang semua apa yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilakukan oleh tim mata hati pada saat out bond, baik dari awal kegiatan maupun sampai akhir kegiatan. C. Peserta Mahasiswa Baru Sitkes Yarsis yang kurang lebih 450 peserta. D. Panitia Panitia outbond terdiri dari; 1 Tim Sukarelawan : 15 orang 2 BEM : 35 orang 3 Dosen : 7 orang E. Waktu Waktu kegiatan outbond berlansung pada tanggal 4 & 5 2013. Hari pertama menuju kampus STIKES YARSIS Surabanya untuk brifing, di hari kedua kami bersama sukarelawan menginap di villa kompleks ubaya tranning centre, di Trawas Mojokerto dan pada keesokan harinya kami melaksanakan kegiatan OUTBOND mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 14.00 WIB. BAB II ISI LAPORAN Kawasan Wisata Trawas yang terletakdi Mojokerto provinsi Jawa Timur. Daerah ini merupakan kawasan wisata out bound milik Ubaya. Namun sebelum berangkat ke lokasi, sehari sebelum kegiatan kami berada di kampus Stikes Yarsis Surabaya untuk memberikan brifing dan motivasi. Pemateri pertama adalah Bapak Andi Antono salah satu tim pendiri sekolah Madani di malang. Beliau berbagi ilmu bahwa the dreams comes true, maka ada langkah-langkah yang dilakukan adalah : 1. Pikirkan, pikirkan apa yang kamu inginkan masuk ke dalam dan ulang-ulang pikiran itu. Sebab saat kita mengulang terus menerus otak kita akan merus terangsang dan terbiasa dan terus berusaha untuk melakukannya, kita hanya butuh diam sejenak konsentrasi dan terus berpikir kita bisa serta yakin bisa. 2. Gambarkan, saatnya kita menuangkan mimpi kita dalam bentuk tulisan bahkan gambar semua itu sedetail mungkin sehingga buat itu seakan-akan nyata dan tercapai segera. 3. Ikrarkan, ucapkan dengan tegas dan penuh keyakinan didepan kaca ataupun saat ada banyak orang yang mendengarkan sekeras-kerasnya. 4. Tegaskan, kita mengucapkan saya harus mampu ….., saya wajib melakukan…., dan saya yakin untuk ….. dan lain-lain. 5. Ceritakan, ini penting yaitu ceritakan kepada teman dekat, orang yang dapat dipercaya dan jika ada bisa membantu kita mencapainya. 6. Lakukan, yang kita perlu lakukan yaitu apa kegiatan utama kita?, saya harus lakukan itu kalau tidak …., kapan mulai dan berakhir?, dimana dan bagaimana. 7. Yang terakhir ini sangat penting dan utama yaitu berdoa dan mendoakan berserah diri kepada Allah semoga segala usaha kita mendapat ridhonya. Setelah pemberian motivasi oleh Bapak Andi, acara selanjutnya di serahkan kepada Kak Acun yang memberi penjelasan dari materi yang di sampaikan Pak Andi. Dan memberikan arahan apa saja yang harus di bawa saat out bond di trawas. Setelah acara selesai, Tim Sukarelawan Matahati langsung menuju tempat yang akan dijadikan tempat kegiatan out bond. Agar tim matahati mengetahui tempat yang akan digunakan pada saat out bond berlangsung, dan membagi wilayah perpos agar nantinya tidak ada kesalahan sewaktu pembagian pos out bond. Setelah itu tim di bawa ketempat peristirahatan. Sesampainya di tempat peristirahatan kami mendapatkan briefing, tentang makna game dan cara penyampaiannya. Hal ini dilakukan agar dari tim mata hati tidak melakukan kesalahan pada waktu penyampaian atau arti game di setiap posnya. Kami mempersiapkan permainan outbond di antaranya : a. Trowongan kasa blangka Kami mempersiapkan tali raffia, area + 30 m, patok kayu. Lintasan pertama + 10 m menggunakan patok kayu untuk membuat jarring lompatan, 10 m kedua hanya pembatas untuk jalur berlari dan 10 m terakhir jarring-jaring setinggi lutut orang dewasa yang menjadi trowongan. b. Sandal raksasa Kami membuat sandal jepit yang dirangkai dengan tali berjarak sekitar 15 cm satu sama lain. Peserta membutuhkan + 9 anggota untuk bermain. Mereka berjalan sekitar 10 m untuk mencapai garis finish. c. Holahop dan pazzel Kami menyiapkan jalur kemudian menyediakan holahop dan pazzel yang berada di ujung jalur. Salah satu anggota akan melihat bentuk pazzel sebelum diacak. Peserta membutuhkan 3 anggotanya untuk mengambil satu bagian pazzel caranya 2 anak menahan holahop dengan hanya dengan badan dan 1 anak di tengah tak boleh terkena holahop serta bertugas membawa pazzel kembali untuk disusun. d. Salon Indonesia Semua peserta menututup mata serta membuat lingkaran kami memberi bedak selanjutnya mereka membedaki teman yang berada di sampingnya. Tantangan terakhir yaitu memberi lipstick yang akan mereka oleskan pada teman hingga sempurna. e. Magic water Kami menyiapkan botol aqua berisi air, yang telah terikat benang wal di bagaian botol, mereka memindahkan air ke dalam botol yang lebih kecil di sekitar area permainan. f. Stepping stone Peserta berjalan estafet menuju garis finish hanya dengan kertas manila coklat sekitar 10 m sambil mencari kata-kata positif di Koran yang sudah dibawa. g. Bland picture Kami menyiapkan kertas gambar dan spidol warna kemudian pera peserta yang bertugas menggambar akan ditutup matanya dan diikat badannya, peserta tersebut berjalan sesuai instruksi temannya menuju kertas gambar dan hanya menggoreskan satu garis tiap peserta dengan gambar yang sudah ditentukan. h. Pipa bocor Kami menyiapkan pipa bocor 100 lubang dan bola yang dimasukkan ke dalamnya agar bola keluar maka pipa harus diisi dengan air hingga penuh dan bola keluar, kemudian bola ditiup peserta secara bergantian hingga melewati gawang pada masing-masing jalur. Pada tanggal 5 September 2013, jam 05.30 WIB. Tim mata hati bersiap-siap menuju tempat yang nantinya akan di jadikan tempat out bond. Sesampainya di sana tim mata hati dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 terdiri dari kakak-kakak perempuan yang bertugas untuk membangun 2 tenda kesehatan. Dan kelompok 2 terdiri dari kakak-kakak laki-laki yang menyiapkan pos-pos yang nantinya berisi game-game yang akan di gunakan sesuai briefing. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari laporan yang telah saya buat ini dapat di tarik kesimpulan bahwa kegiatan tim Mata Hati Care Centre dalam menyelenggarakan ospek dan outbond STIKES YARSIS SURABAYA, untuk memberi pengalaman baru pada Mahasiswa Baru (MABA) dalam hal penanaman karakter. Dan menghilangkan keegoisan diri di dalam organisasi, karena dengan kerja sama maka masalah dalam organisasi bisa cepat terselesaikan dengan cara mengenyampingkan ke egoisan yang kita miliki. Juga melatih para MABA agar tahu bagaimana cara memberikan pelayanan yang baik untuk pasien. Juga dilatih untuk membuat komitmen dalam hal apapun, agar tidak main-main dalam mengambil suatu keputusan. Dan pemahaman akan kekuatan impian yang bisa menjadi sugesti dan merubahnya menjadi kenyataan. B. Saran Kegiatan ini patut dilaksanakan kembali, karena hal ini sangat di butuhkan untuk menambah pengalaman bagi para Mahasiswa Baru. Juga agar tidak terjadi lagi kekerasan yang dilakukan panitia ospek kepada Mahasiswa Baru. Penanaman moral, karakter dan membuat komitmen sangatlah penting bagi calon penerus bangsa khususnya para Mahasiswa. Agar kelak setelah mereka lulus, bisa berguna bagi bangsa dan Negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar